1. Jaringan Peer to Peer
Jaringan Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap host
dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Jaringan
Peer to Peer memperbolehkan pemakai membagi resources dan file pada
komputer mereka serta mengakses shared resources yang ada pada komputer
lain. Dalam Jaringan Peer to Peer semua komputer di
perlakukan sama, mereka semua mempunyai kemampuan yang sama untuk
menggunakan resources yang tersedia pada jaringan. Jaringan Peer to Peer
di tujukan bagi Local Area Network (LAN) kecil sampai menengah.
Keuntungan dari Peer to Peer :
- Murah, Karena tidak memerlukan server.
- Instalasi mudah di lakukkan.
- Desentralisasi - Tidak ada posisi sentral untuk file dan aplikasi.
- Keamanan - Tidak ada Keamanan pada Jaringan.
Read more: http://ilmu-modern.blogspot.com/2012/12/tipe-jaringan-komputer.html#ixzz2d2efswWU
2. Client Server
Client Server adalah jaringan komputer dimana jaringan ini
memiliki satu buah server dan selebihnya bertindak sebagai client.
Client Server merupakan Jaringan yang memperbolehkan jaringannya untuk
memusatkan fungsi dan aplikasi dalam satu atau lebih file server. Untuk menggunakan Jaringan
Client Server diperlukan sebuah media perantara berupa hub/switch.
Keuntungan dari Client Server :
- Terpusat - resource dan keamanan data terkontrol melalui server.
- Mempunyai skala - Satu atau semua elemen bisa di ganti bergantung pada kebutuhan.
- Fleksibel - Teknologi baru dengan mudah dapat di integrasikan ke dalam sistem.
- Interoperability - semua komponen (client/jaringan/server) bekerja bersama-sama.
- Mudah di akses - Server dapat di akses dari jauh dan melewati multiple platform.
Kerugian dari Client Server :
- Harga/biaya - Memerlukan investasi awal yang lumayan besar.
- Perawatan - Jaringan besar akan membutuhkan seorang staf untuk mengefisienkan operasi
